Kamis, 18 Maret 2021 Desa Baturagung Kec. Gubug Kab. Grobogan mengadakan Lelang Bondo Desa. Kegiatan tersebut dimulai pukul 09.00 WIB yang semula di jadwalkan pukul 08.00 WIB. Pemdes Baturagung mengadakan Lelang Bondo Deso di Balaidesa Baturagung, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun sesuai dengan masa penggarapan tanah sawah Desa Baturagung. Hal ini dilaksanakan dalam rangka pengelolaan aset Tanah  Sawah  di Desa Baturagung.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Baturagung Bapak Mubasir. Dalam penyampaiannya Beliau menginfokan bahwa dalam 5 hari ini bendungan proyek yang berada di saluran irigasi utara jalan raya Gubug-Purwodadi itu akan dibuka mengingat hingga hari ini bendungan tersebut masih membendung air hingga air tidak bisa mengaliri sawah milik para petani khususnya yang berada di wilayah utara Gubug. Sehingga hingga hari ini petani belum berani untuk membuat persemaian padi. Untuk menghadapi masa tanam kedua. Pemdes juga berharap hasil dari garapan sawah ini nantinya bisa lebih baik dan lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Acara dilanjut pembacaan tata cara lelang oleh Kadus Batur Bapak Gunadi. Tata cara lelang ini diantanya:

  1. Tahun ini lelangan sebanyak 2 garapan (2 Masa Tanam Padi yakni Walik’an, Tigo dan Rendeng).
  2. Pemenang lelang harus warga asli Desa Baturagung.
  3. Pemenang lelang harus membayar secara Cash.
  4. Pemenang lelang harga merupakan penawaran harga tertinggi.
  5. Untuk surat perjanjian sewa menyewa tahun ini menggunakan materai 10.000
  6. Penawaran harga kenaikan lelang 100.000 jadi dengan tunjuk tangan otomatis harga naik 100.000,-

Acara lelang tersebut dipimpin oleh Panitia Lelang Desa dan dihadiri oleh perangkat desa didampingi BABINSA, BHABINKAMTIBMAS, Ketua BPD, beserta anggota dan Petani. Dalam kegiatan ini menggunakan protokoler penanganan COVID-19, sehingga peserta disediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker, dan memberi jarak tempat duduk.

Lelang “Bondo Deso” merupakan lelang tanah sawah milik desa yang akan dikerjakan kegunaannya oleh warga desa dan hasil lelang digunakan untuk pembangunan dan kepentingan desa. Dalam acara lelang bondo deso tersebut, Bapak Khamidun selaku pemimpin acara lelang mengingatkan kepada para petani yang hadir agar dalam pelaksanaan lelang semua dapat mengendalikan diri menjaga etika serta mematuhi aturan dan tata tertib yang sudah ditetapkan, sehingga acara lelang dapat berjalan dengan tertib dan lancar. (MAH)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *