Dilansir dari NET 9 | Grobogan – Upaya untuk mencegah  merebaknya wabah virus corona atau  covid-19, Kepala Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Mubasir menyampaikan bahwa selain penyemprotan Disenfiktan di setiap rumah warga dan tempat ibadah, dirinya dengan Gugus Depan para relawan menutup posko buka tutup untuk dua jalan utama.

“Hal itu kita laksanakan berdasarkan anjuran pemerintah dalam upaya penanganan wabah virus ini, karena Desa Baturagung, banyak para perantau dadi luar kota,yang masuk maupun keluar kita anjurkan cuci tangan dulu, dan di test suhu badannya”, Kata Bubasir.

Selain itu ia juga menyampaikan bahwa, pada saat ini dari pihak Desa Baturagung bersama para relawan gugus depan, akan melakukan pendataan warga yang dari luar kota khususnya yang kena zona merah, seperti Jakarta, dan Jawa Barat, maupun luar Jawa.

“Untuk warga yang masuk dan keluar dari Kabupaten Grobogan, kita lakukan pendataan, kemudian kita suruh isolasi diri dulu dirumah atau Orang Dalan Pantauan (ODP), guna mengantisipasi masuknya wabah virus corona covid-19 itu ke desa kita,” tambah Kades, Minggu (19/4/2020).

Sementara itu menurut salah satu warga Desa Baidi saat dimintai pendapat mengungkapkan, dirinya mendukung penuh langkah-langkah yang diambil Desa, karena semua itu agar warga bisa nyaman, dan Desa Baturagung tidak ada yang terkena wabah Corona.

” Sepakat sekali dengan langkah Desa, seperti pembuatan posko di pintu utama keluar masuk desa  yang  dilakukan bersama para relawan tim Gugus depan, saya  berharap masyarakat Desa Baturagung, khususnya yang dari perantauan, tidak ada yang terkena covid-19,” jelas Baidi.

Jumlah para pemudik Desa Baturagung sendiri lebih dari 200 yang bekerja di luar kota,sehingga hal inilah yang di antisipasi secara ketat oleh pihak Desa bersama para petugas gugus depan.

” Warga kami yang berada di perantauan sangat banyak,lebih dari 200 orang yang tersebar diberbagai wilayah, dan saya menghimbau untuk para pemudik, jika kembali ke desa silahkan lapor ke pihak desa, RT,RW maupun Kasus masing-masing dusun, kita  bersama memerangi Wabah virus corona covid-19 ini, saya juga berterimakasih kepada para petugas gugus depan, yang telah membantu menjaga selama 24 jam dipintu masuk utama Desa, guna mensterilkan warga yang keluar masuk desa, mari kita berdoa  semoga wabah covid-19 yang menyerang di hampir seluruh dunia ni cepat berlalu sebelum bulan Ramadhan,” Tambah Mubasir.

Liputan : Gun

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *