Website Resmi Desa Baturagung Kec. Gubug Kab. Grobogan

Hari ini sebanyak 199 KK Menerima BPNT Perluasan

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Perluasan di Desa Baturagung hari ini dibagikan. Masing-masing Keluarga penerima BPNT perluasan akan menerima sembako senilai Rp 200 ribu setiap bulannya. Sembako tersebut meliputi Beras, Telur, Buah dan Bahan Pokok lainya . Pencairan dilakukan di e-warung BUMDESA dan dikios-kios yang sudah ditunjuk oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dimasing-masing desa/kelurahan dalam hal ini BRI unit Gubug. Penerima adalah warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tercatat penerima BPNT Perluasan di Desa Baturagung sebanyak 199 KK.

BPNT Perluasan merupakan bantuan jaring pengaman sosial untuk yang terdampak pandemi Covid-19. Penerima mendapatkan Kartu dan Buku tabungan. Kepala desa Baturagung, Mubasir bersyukur pemerintah pusat menambah kuota penerima BPNT bagi warga Baturagung terdampak korona. Bantuan itu juga disebutnya sangat bermanfaat meringankan beban masyarakat dari kalangan kurang mampu, terlebih ditengah wabah sekarang.

Diluar BPNT Perluasan tadi kata Mubasir, pemerintah juga menyalurkan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), BST Kemensos, dan BLT Dana Desa (BLT-DD) selain itu Pemerintah Desa Baturagung juga menyadari jumlah warga Baturagung yang terdampak corona yang perlu dibantu  akan  bertambah. Menyusul bantuan lainnya akan segera disalurkan antara lain Bantuan Sembako Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, bantuan cadangan pangan  Kabupaten. Seluruh bantuan itu dirancang membantu warga yang terdampak, imbas dari pandemi corona. Diluar bantuan yang sumbernya dari pemerintah tadi juga akan disalurkan bantuan hasil donasi masyarakat yang dihimpun pemerintah daerah.

Kepala Desa juga mengatakan semua elemen masyarakat diharapkan bisa membantu agar bantuan bisa tepat sasaran. “Bantuan disalurkan secara bertahap. Masyarakat diharapkan lebih sabar, karena menyusul akan ada lagi bantuan dari pos yang berbeda. Prinsipnya agar bantuan lebih merata atau tidak terjadi tumpang tindih maupun dobel penerima bantuan  dari pos berbeda,“ tandasnya. Mubasir juga menghimbau agar warga Penerima Kartu BPNT di Balai desa nanti mematuhi Protokol kesehatan, Cuci Tangan sebelum masuk Balai desa, Pakai Masker, Jaga Jarak dan tentu saja cek suhu badan Pakai Thermo gun. (MAH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *