Ini beritanya :

Sempat 4 Hari Nihil, Positif Covid-19 di Grobogan Melonjak 12 Kasus dalam Sehari

Oleh: Solopos.com/Arif Fajar Setiadi,

Solopos.com, PURWODADI – Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Grobogan, Minggu (21/6/2020) melonjak tajam. Setelah 4 hari tidak ada penambahan kasus, kini ada tambahan 12 kasus Covid-19, di mana salah satu pasien meninggal dunia.

Ketua Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan 12 kasus positif Covid-19 tersebut berasal dari sejumlah kecamatan. Kemudian selain satu pasien Covid-19 meninggal, ada juga satu pasien positif lama meninggal dunia.

“Hasil uji swab menyatakan 12 orang positif terjangkit virus corona jenis baru atau Covid-19. Sehingga total sampai hari ini [Minggu] ada 64 kasus Covid-19 di Grobogan. Rinciannya sembuh 23 orang, meninggal dunia tambah dua orang menjadi 11 orang, dan 20 orang masih dirawat,” jelas Endang

Tambahan pasien positif Covid-19 di Grobogan tersebut adalah, tuan N, 59, pasien D, 15, perempuan M, 21, perempuan K, 50, keempatnya berasal dari Desa Penadaran, Kecamatan Gubug. Lalu pasien positif lainnya tuan AI, 46, Desa Batur Agung, Kecamatan Gubug. Kelima pasien dirawat di RS Getas Pendowo, Kecamatan Gubug.

Kemudian ada lima pasien positif Covid-19 dirawat di RS Ki Ageng Selo, Kecamatan Wirosari, yakni Ny K, 73, dan NY H, 35, keduanya dari Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh. Lalu Ny S, 35, dari Sumurgede, Kecamatan Godong, Ny K, 42, dari Putat, Kecamatan Grobogan, dan tuan K, 54, dari Jambon, Kecamatan Pulokulon.

“Lalu satu pasien Ny S, 63, warga Depok, Kecamatan Toroh dirawat di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi. Kemudian satu pasien positif baru yang meninggal dunia, tuan G, 62, dari Kecamatan Godong. Ada juga satu pasien positif yang dirawat di RSUD Purwodadi dari Karangrayung, Ny K juga meninggal dunia,” kata Endang.

Transmisi Lokal

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo mengatakan, pasien positif terjangkit virus corona jenis baru atau Covid-19 tersebut merupakan hasil tracing. Dari hasil penelusuran kemudian ditindaklanjuti dengan uji swab.

“Dari kasus positif sebelumnya, seperti yang dari Gubug, Godong, dan Kecamatan Toroh. Petugas melakukan penelusuran yang pernah kontak erah dengan pasien sebelumnya, rapid test dilanjut uji swab,” jelasnya

Slamet juga mengatakan ada transmisi lokal dalam kasus positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan. Seperti beberapa waktu lalu di Kecamatan Karangrayung. Kemudian muncul transmisi lokal di Kecamatan Tanggungharjo dan Kecamatan Gubug.

“Kalau yang di Tanggungharjo transmisi lokasi dari warga setempat, seorang pria yang berjualan di Pasar Kobong Semarang, dan dinyatakan positif Covid-19,” imbuhnya.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *